BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pengusutan pungli pembuatan surat izin Mengemudi (SIM) di Satlantas Polres Lampung Tengah, terus berjalan. Bidang Propam Polda Lampung telah memeriksa Kasatlantas setempat.

Kabid Propam Polda Lampung Kombes Hendra Supriatna, mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap, Kasatlantas Polres Lampung Tengah, AKP Adit Priyanto.



"Kalau itu tetap berjalan, dan kasarnya sedang di periksa, terkait pelanggaran   kode etik," ujarnya kepada Lampost.co, Jumat (12/10/2018).

Menurutnya, Kasat Lantas sedang dalam proses pemeriksaan komisi Kode Etik Kepolisian, guna mendalami dugaan uang yang mengalir ke dirinya.
"Ya itu (red dugaan) masih dalam proses," katanya. 

Sebelumnya juga Brigadir Hen selaku baur SIM, dikenakan proses kode etik, sedangkan 4 anggota lainnya dikenakan sanksi indispliner. Sanski Kode Etik yakni, mulai dari penempatan khusus (Patsus), penundaan kenaikan pangkat, hingga yang terberat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

"Kalau yang bawahannya, kita kenakan disiplin, si H kita kenakan kode etik," ujarnya

Ketika ditanya alasan Brigadir Hen diberikan sanski pelanggaran kode etik, karena adanya informasi pungli tersebut sudah dilakukan berulang kali, dan sudah pernah ditegur oleh atasan, Kabid Propam tak menampik hal tersebut.

Menurut Hendra, penarikan uang pembuatan SIM yang dilakukan oleh Brigadir Hen, tidak sesuai dengan nominal Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). "Pokoknya diatasi PNBP," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR