MESUJI (Lampost.co) -- Jajaran Reskrim Polres Mesuji menangkap Iin Baharta alias Yusuf (32) warga Pedamaran Timur dan Hamim (40) warga Pematang Panggang, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP dennis, menjelaskan para tersangka memungut Rp10.000 setiap mobil yang melintas menuju PT. Lambang Jaya dan PT Garuda, dengan alasan retribusi tanpa dilengkapi karcis.



"Setelah dilakukan undercover menjadi sopir truk oleh anggota Tekab 308, pelaku meminta uang dengan paksa dengan alasan retribusi, akhirnya pelaku ditangkap Tekab," kata Dennis di kantornya, Minggu (3/6/2018).

Dari tangan para tersangka, diamankan uang senilai Rp184.000, 2 rompi Dishub Mesuji,  dan 1 unit sepeda motor. "Setiap sebulan sekali hasil uang tersebut dibagi dan disetor kepala desa atas nama Sonny. Kami melakukan pengembangan atas kasus ini," kata dia.

Disisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Mesuji, Widada, membantah jika ada jajarannya ada yang terlibat pungli. "Sesuai saran dari Kasat Reskrim, kami sudah berhentikan retribusi itu sejak Mei kemarin. Jika ada yang tertangkap, itu bukan anak buah kami," kata Widada saat dihubungi, Minggu (3/6/2018).

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR