BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Puncak Arus Mudik libur Natal tahun 2017 di terminal Rajabasa terjadi pada H-2 Natal atau Sabtu (23/12). 
Kepala Terminal Rajabasa, Mustikawati mengungkapkan jumlah penumpang di terminal kedatangan mencapai 5.558 penumpang, sementara di terminal kedatangan sebanyak 6.141 penumpang dengan jumlah total 11.699 penumpang. Jumlah ini menurun dibandingkan jumlah penumpang tahun lalu pada periode yang sama. Pada H-2 Natal tahun lalu terdapat 6.046 penumpang berangkat, 5.789 penumpang datang, dengan total 11.835 penumpang. 
“Ya menurun dibandingkan tahun lalu karena saat ini semakin banyak travel dan adanya taksi online juga moda transportasi udara yang semakin murah. Sehingga arus mudiknya terpecah,” kata Mustikawati dihubungi Senin (25/12/2017).
Jumlah penumpang pada H-1 Natal atau Minggu (24/12) juga menurun dengan rincian 4.249 Penumpang datang, 5.541 Penumpang berangkat, dan total 9.790 penumpang. Dibandingkan tahun lalu yang mencapai 13.183 penumpang dengan rincian 6.908 penumpang berangkat, 6.275 penumpang datang pada H-1 Natal tahun 2016.
Menurut Mustika, arus penumpang saat ini sudah berjalan seperti biasa, pihaknya juga akan mengantisipasi kembali melonjaknya jumlah penumpang menjelang libur tahun baru 2018 mendatang. “Sekarang sudah kembali normal tidak ada peningkatan yang signifikan. Menjelang tahun baru kami tetap akan menyiagakan bus bantuan pemprov untuk mengangkut penumpang di pelabuhan Bakauheni,” kata dia. 
Sebelumnya pada puncak arus mudik Natal Sabtu kemarin, pihaknya menerjunkan empat bus bantuan pemprov Lampung.  Ia juga menjamin tidak ada penumpang yang terlantar di pelabuhan Bakauheni,  para penumpang hanya menunggu lebih lama dari biasanya dikarenakan kondisi jalanan menuju pelabuhan yang macet. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR