WAY KANAN (Lampost.co)--Puluhan hektare tanaman padi, di Dusun 6 Way Nyelai, Kampung Way Tuba, Kabupaten Way kanan terendam air luapan sungai kecil yang berada di desa setempat.

Dikonfirmasi melalui ponsel, Jumat (23/2/2018) sore, Dedi, warga setempat, menuturkan bahwasannya telah terjadi luapan air dari sungai kecil yang berada di dusun 6 Way Nyelai, Kampung Way Tuba, Kabupaten Way kanan, sehingga mengakibatkan puluhan hektare tanaman padi yang telah bernas dan kolam ikan milik warga terendam banjir.
Meluapnya air sungai tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Way Kanan mulai dari Kamis (22/2) malam sampai dengan Jumat pagi tadi. Sehingga tanaman padi milik masyarakat dan kolam ikan warga terendam air.
"Akibat kejadian itu petani ikan dan petani padi mengalami kerugian kurang lebih sekitar puluhan juta. Mengingat ada sekitar ratusan ribu benih ikan lele hanyut terbawa air dan untuk tanaman padi milik warga ada yang terbawa arus dan rusak. Padahal sebentar lagi padi tersebut akan dipanen", terangnya.
Sementara itu, untuk tanaman padi itu sendiri masih bisa dipanen, tapi hasilnya pun akan berwarga kehitaman dari padi tersebut. Sedangkan untuk saat ini air sudah surut sekitar pukul 11.00 wib siang tadi.
Namun, sampai dengan saat ini air masih sedikit menggenangi persawahan milik masyarakat. "Apabila pada malam ini terjadi hujan sampai dengan pagi hari maka tidak menutup kemungkinan air akan merendam persawahan milik masyarakat setempat, jelasnya.
Hal senada disampaikan Camat Way Tuba, Irwansyah, saat dikonfirmasi Lampost.co melalui via ponsel, terkait luapan sungai di dusun enam Way Nyelai, Kampung Way Tuba sehingga merendam persawahan milik warga setempat.
"Ia memang benar bahwa sawah dan kolam ikan warga setempat terendam banjir. Untuk kerugian masih belum diketahui berapa kerugian materi yang disebabkan luapan air sungai tersebut," terangnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR