BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kaki kiri Anggi Herlambang (14), remuk usai terlindas kereta Api Babaranjang, Jumat (13/10/2017), di perlintasan kereta Kampung Sukajadi, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang ketika hendak pulang sekolah.

Siswa Kelas VII MTs Mathaul Anwar tersebut terbaring tak berdaya di IGD Rumah Sakit Abdul Moeloek dan menjalani penanganan intensif. Menurut salah satu perawat, kemungkinan besar kakinya harus diamputasi akibat tulang yang remuk.



Anggi menceritakan kejadian bermula saat itu ia bersama rekannya pulang sekolah dan hendak salat Jumat. Lantas ia terburu-buru dan melintasi perlintasa kereta api dengan menaiki sambungan babaranjang.

"Saya buru-buru mau pulang salat Jumat, dan saya enggak lewat terowongan kayak biasa," katanya kepada Lampost.co, di Ruang IGD RSUDAM.

Ia menaiki sambungan babaranjang untuk memontong jalan bersama teman-temannya, dan ketika ia naik kereta tiba-tiba berjalan dan terjatuh kemudian kakinya terlindas. "Saya duluan, rekan saya masih di belakang belum ikut naik, saat saya sedang naik kereta berngkat,  saya khawatir dan langsung loncat namun terjatuh ke rel, lalu terlindas," paparnya.  

Sambil menjerit kesakitan kemudian  Anggi diselamatkan oleh warga sekitar di pinggir rel. Kemudian kawan-kawannya segera menyambangi rumah orang tua Anggi untuk memberi tahu peristiwa tersebut.

 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR