KALIANDA (Lampost.co) -- PT Pembangunan dan Perumahan (PT PP) selaku pelaksana pekerjaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dinilai tidak becus siapkan jalan alternatif bagi pemgguna jalan raya Kecamatan Palas-Penengahan, Lampung Selatan. Pasalnya, jalan alternatif yang baru disiapkan dua hari sudah ambles saat dilalui kendaraan. Karena, jalan alternatif yang dibuat dibangun dengan rigit beton tidak kokoh, Kamis (17/5/2018).

Berdasarkan pantauan Lampost.co, pada saat hari cerah debu beterbangan di jalan alternatif sekitar proyek JTTS STA 22-600 Dusun Kayu Ubi, Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Lamsel itu. Namun, pihak PT PP membiarkan begitu saja, tanpa dilakukan penyiraman. Akibatnya debu beterbangan mengganggu pengguna jalan raya.



Menurut Miri (30), pengguna jalan raya Palas-Penengahan jalan alternatif yang disiapkan PT PP tidak kokoh. Karena, belum lama dipakai sudah ambles. Selain itu, di jalan alternatif itu kalau cuaca panas banyak debu beterbangan. Namun, dibiarkan saja oleh pihak perusahaan pelaksana pekerjaan JTTS tersebut

"Liat aja mas, itu ada mobil yang terperosok di jalan alternatif yang disiapkan PT PP tersebut. Belum lagi kalau cuaca panas debu yang beterbangan kerap kali mengganggu pengguna jalan,"katanya.

Sementara itu, Humas PT. PP Yus Yusuf hingga kini tidak dapat memberikan keterangan. Sebab, ketika dikonfirmasi Lampost.co via ponselnya meskipun dalam kondisi aktif. Namun, yang bersangkutan tidak mengangkatnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR