BANDAR LAMPUNG (Lampost.co): PT Hesadiwanto Mandiri Air (HMA) tak sanggup lagi mengelola parkiran di Bandar Udara Radin Inten II Branti Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Mereka resmi mundur per 14 Agustus 2019.

Heri Suliyanto, pengelola PT HMA, mengatakan, perusahaannya tak mampu membayar pajak 30 persen yang dibebankan Pemkab Lampung Selatan. Pendapatan parkir hanya mampu menutupi biaya operasional.



Baca: Terlilit Pajak, Pengelola Parkir Bandara Lampung Mundur

"Tak ada paksaan dari siapa pun atas keputusan ini. Ini kemauan kita, kalau bisnis rugi terus untuk apa dilanjutkan," kata Heri, Kamis, 15 Agustus 2019.

Kepala Bandara Radin Inten II Asep Kosasih Samapta menjelaskan, pihaknya telah menerima surat pengunduran diri PT HMA. Bandara akan mengambil alih pengelolaan parkir.

"Kami akan menyusun rencana Pokja agar pelayanan parkir tetap berjalan setelah PT HMA mengundurkan diri," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR