JAKARTA (Lampost.co) --Merayakan bulan Ramadan yang penuh berkah, tak ketinggalan dengan  perusahaan  lain, pt. Datascrip juga menggelar rangkaian kegiatan buka puasa bersama manajemen dan karyawan.
Acara ini merupakan wujud dari semangat kebersamaan, serta untuk meningkatkan kerukunan dan mempererat tali persaudaraan antara sesama karyawan dan dengan lingkungan sosial.
Acara buka puasa bersama Datascrip yang digelar  di Hotel  Mercure  Kemayoran ini pekan  lalu ini begitu istimewa karena langsung diinisiasi founder pt. Datascrip, Joe Kamdani, untuk merangkul keberagaman dalam kebersamaan. 
Joe Kamdani mengatakan puasa adalah wujud kecintaan kita kepada Tuhan dan sesama. Dalam makna yang lebih dalam, puasa mengaktualisasikan Pancasila dalam cara berpikir, bertindak, berelasi dengan saling menghormati, saling berbagi dan menghargai keragaman yang diciptakan Tuhan sebagai berkat dan rahmat. “Melalui berpuasa kita menunjukkan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Di sinilah kita menghormati dan menjalankan sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Mahasa Esa," ujarnya.
Hadir sebagai penceramah adalah K.H. Iskandar Ahza, yang menyampaikan pelajaran yang bisa diambil dari ibadah puasa. Pertama, kata Iskandar, melatih manusia untuk jujur pada diri sendiri dan tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Kedua, selain menahan haus dan lapar, kita juga belajar menahan hawa nafsu yang datang menyertainya. Kita diajar menang melawan diri sendiri. Ketiga, semangat untuk berbagi. 
“Berbagi dengan sesama tanpa melihat perbedaan, tidak hanya dalam bentuk materi, berbagi pengalaman atau ilmu yang bisa diterapkan dalam lingkungan kerja, keluarga dan lingkungan sosial,” katanya.

PENULIS

Hesma Eryani

TAGS


KOMENTAR