MESUJI (Lampost.co) -- Salah satu perusahaan pemilik Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten Mesuji, PT Anugerah Lestari Pratama (ALP) mengajukan perpanjangan izin hak guna usaha. Luas lahan yang diajukan 1503,6 hektare.

Perusahaan yang izin HGU sebagai perkebunan singkong dengan pola Perkebunan Inti Rakyat(PIR) itu, tengah berupaya untuk kembali mengantongi izin Usaha. 



Meskipun, dalam kenyataannya perusahaan tersebut hanya lima tahun beraktivitas di wilayah Mesuji, tepatnya di Kecamatan Simpangpematang. Yakni mulai 1994 sejak terbitnya HGU hingga 1998. 

Menurut Kabag Tapem Pemkab Mesuji, Gunarso, mengatakan pihak PT ALP sudah mengajukan perpanjangan HGU. "Karena izinnya habis 2019," ujarnya melalui telpon, Rabu (24/4/2019).

Namun, tahapan evaluasi belum dilakukan. "Nanti ada tim yang turun cek lokasi. Apakah ijin bisa dikeluarkan itu nanti ada yang menilai Kanwil BPN dan pusat, kita hanya ketempatan lokasi saja. Yang kita jaga, jangan sampai ijin terbit tapi merugikan warga," terangnya. 

Ia mengungkapkan jika pihak pemkab akan rapat dengan pihak perusahaan di aula pemkab Mesuji pada Kamis, 25 April 2019.

Hal itu juga disampaikan perwakilan PT ALP, Alex. Ia mengatakan perusahaannya sedang mengajukan tahapan permohonan ijin perpanjangan HGU.

"Sekarang sedang dalam proses," ujarnya.

Ia juga membenarkan adanya pertemuan dengan Pemkab Mesuji, di ruang rapat Pemkab setempat. "Iya, besok ada rapat dengan pemda," ujarnya.

Lebih lanjut, Alex mengungkapkan jika sampai saat ini lahan yang dikuasai oleh ALP hanya sebatas lahan yang berhasil di eksekusi setahun lalu. "Ya, kita kuasai yang dulu aja, yang di eksekusi, selebihnya belum," tutupnya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR