BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Bidang Propam Polda Lampung telah mendapatkan laporan dari pihak keluarga Eka Murti (60) alias Abeng, pengusaha beras, yang meninggal diduga mengalami serangan jantung, usai dibawa oleh aparat Satreskrim Polres Tulangbawang. Almarhum dimakamkan Minggu (9/8/2018) sekitar pukul 10.00 WIB di Metro.

Baca juga: Pengusaha Beras Meninggal Saat Dibawa Polisi, Keluarga Mengadu ke Polda



"Sudah dilaporkan ke kita, dan sedang kita dalami," ujar Kabid Propam Polda Lampung Kombespol Hendra Supriatna, Senin (10/9/2018).

Bidpropam sudah melakukan olah TKP, dan memeriksa cctv, ketika proses aparat mendatangi rumah Koh Abeng.

"Segera kita panggil nanti, nama-namanya (red anggota Polres TulangBawang), kan kelihatan jelas di cctv siapa aja," kata Alumnus Akabri 1988.

Dari pemeriksaan dan informasi sementara yang diterima Bidpropam Polda Lampung, memang Satreskrim Polres Tulangbawang, melakukan pengungkapan dan pengembangan terhadap pencurian gabah. Dari keterangan pelakulah, gabah curian mereka dijual ke  Abeng.

"Ya sementara katanya gabahnya hasil curian yang dijual ke almarhum, dari para pelaku yang sudah ditangkap," katanya.

Untuk mengetahui apakah ada pelanggaran prosedur yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Tulangbawang, maupun apakah kondisi Koh Abeng memang sedang dalam kondisi sakit (jantung), akan masih didalami.

"Dugaan sementara masih Miss komunikasi, dari Keterangan keluarga korban juga kalau sakit masih kita dalami, tapi yang jelas apapun laporan yang masuk akan kita terima, dan kita periksa," katanya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR