Bandar Lampung (Lampost.co): Dewan Pimpinan Pusat Pro Jokowi (Projo), berencana mendatangkan gajah dari Balai Taman Nasional Way Kambas, saat pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Dalam surat yang didapatkan Lampost.co, rencananya diadakan Festival Budaya Indonesia saat pelantikan dengan menghadirkan 3 gajah dari Way Kambas, berjalan dari Jalan Sudirman-Thamrin sampai ke Monas, dan Istana Negara,  pada 20 Oktober dari pukul 07.00 WIB.



Surat bernomor 245/EKSTERNAL/DPP-Projo/X/2019 ditujukan kepada Dirjen KSDAE Kementerian  Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang ditembuskan pada Kepala Staf Kepresidenan RI, dan Kepala Balai TNWK. Kepala Balai TNWK Subakir membenarkan adanya surat yang masuk ke pihaknya.

"Ya benar, yang soal gajah buat pelantikan itu," ujarnya saat dikonfirmasi Lampost.co, Rabu 9 Oktober 2019.

Ditanya soal peminjaman tiga ekor gajah disetujui atau tidak, menurut Subakir bukan merupakan kewenangan Balai TNWK, tetapi kewenangan Dirjen KSDAE.

"Kewenangan ada di Pak Dirjen, berdasarkan Permenhut Nomor 52 Tahun 2006, tentang peragaan jenis tumbuhan dan satwa dilindungi," katanya.

Kendati kewenangan ada di Dirjen KSDAE, namun Balai TNWK tentunya memberikan saran dan rekomendasi, baik izin, kondisi lapangan, dan potensi yang terjadi nantinya. Bentuk rekomendasinya, tentu saja menolak, karena dikhawatirkan kondisi di lapangan yang ramai, faktor psikologis, dan faktor lainnya yang bisa membahayakan keselamatan gajah, ataupun masyarakat.

"Informasi yang kita dapat kan juga khawatir nanti ada aksi demo, tidak terkendali, psikologis gajah kan juga enggak bisa sembarangan, apalagi di keramaian, pawangnya saja nggak berani," katanya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR