Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, dalam hal ini Wali Kota Herman HN mengungkapkan, bahwa proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) telah tercapai 60 persen. 

Selain itu, saluran yang berpusat di Tegineneng, Pesawaran, sambungan saluran telah sampai di Bundaran Hajimena, Rajabasa dengan progres pelaksanaannya telah mencapai 90 persen. 



"Sekarang 60persen lebih. Tinggal yang dijalur kota. Yang dari Tegineneng sampai ke Ramayana (Rajabasa) yah sekitar 90 persen lah." ujar Herman, usai menghadiri rapat koordinasi proyek KPBU di Kota Bandar Lampung, oleh Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Kementerian PUPR, di Novotel, Senin, 23 September 2019. 

Terhadap proses pelaksanaan, Herman berharap bahwa proyek dengan kapasitas 6000 sambung air itu terealisasi sesuai dengan target waktu.  

"Mudah-mudahan sesuai dengan target tahun 2020 akhir, paling lambat Januari 2021 sudah tersalurkan semua 6ribu sambungannya." ungkap Herman. 

Menanggapi hal itu, Eko Heripoerwanto Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Kementerian PUPR mengatakan. dengan realisasi di lapangan saat ini pihaknya juga optimistis bahwa proyek dapat diselesaikan seusai target.

"Itu sekarang kami upayakan agar dipercepat penyelesaiannya. Bagi kami tidak masalah, sebab proyek itu direncanakan akan selesai di tahun 2020, kita optimis bisa selesai tepat waktu, dan selama pelaksanaan tidak ada kendala." pungkasnya. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR