LIWA (Lampost.co) -- Realisasi program upaya khsusus sapi wajib bunting (Upsus Siwab) tahun 2018 di Lampung Barat hingga Oktober lalu sudah over target.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat Alma'arif, Minggu (11/11/2018), mengatakan dari target 500 ekor Upsus Siwab melalui pemberian inseminasi buatan sampai Oktober lalu telah tercapai 704 ekor.



Sementara pelaksanaan pemeriksaan kebuntingan (PKb), kata dia, dari 250 ekor yang ditargekan kini telah mencapai 502 ekor dan program kelahiran dari target 200 ekor sampai Oktober lalu, kelahiran telah mencapai 223 ekor.

Apabila dilihat dari data pemberian inseminasi buatan itu, kata dia, maka diperkirakan kelahiran terjadi peningkatan secara signifikan akan terjadi di 2019 mendatang.

Pencapaian kelahiran sapi tahun ini masih merupakan hasil dari pemberian kawin suntik yang dilaksanakan pada tahun lalu.

Sementara itu total populasi sapi Lambar sampai saat ini sebanyak 6.865 ekor.

Program Upsus Siwab selain melalui kawin suntik, dua tahun lalu juga telah dilakukan program pendampingan melalui budidaya tanaman bibit pakan sebanyak 300 ribu stik untuk luasan mencapai 30 Ha.  Adapun lokasinya yaitu Kecamatan Sekincau, Airhitam, Pagardewa, way Tenong dan Gedungsurian dengan total  12 kelompok.

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR