BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pencapaian program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) Provinsi Lampung di 2018 telah melebihi target. Hal tersebut terungkap saat Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Lampung menggelar rapat koordinasi di Balai Veteriner Bandar Lampung, Jumat (27/7/2018).

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung Lampung Dessy Desmaniar Romas mengatakan bahwa data per 25 juli 2018 capaian inseminasi buatan (IB) 188.327 (116,25%) dari target 162.000 akseptor, sedangkan untuk kebuntingan mencapai 121.319 (106,98%) dari target 113.400 ekor, serta kelahiran 49.498 ekor (54,56%) dari target 90.720 ekor.



Dalam rapat yang turut menghadirkan narasumber dokter hewan Sri Mukartini selaku Kepala Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat hewan (BPMSOH) dan Enny Saswiyanti dari Balai Veteriner tersebut.

Dessy mengatakan pada anggaran selanjutnya terdapat beberapa kebijakan pusat terkait pemangkasan anggaran kegiatan, baik dari APBN maupun APBD, namun Lampung tetap komitmen untuk menjalankan program Upsus Siwab dengan memberi pelayanan inseminasi buatan yang bermanfaat untuk masyarakat.

"Ke depan Lampung akan mendorong kelahiran sapi agar terus dapat mencapai target sesuai yang ditetapkan." kata dia.

Selain itu, Dessy menambahkan bahwa untuk 2019 pelaksanaan inseminasi buatan (IB) diperlukan payung hukum agar para petugas IB dapat bekerja dengan efektif sesuai peraturan.

"Saat ini payung hukum pelayan IB sedang proses di Kementerian Pertanian, karena memang payung hukum dibutuhkan agar dapat memberikan ketenangan bagi petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

 


 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR