JAKARTA (lampost.co) -- PT Miwon Indonesia dan lembaga nirlaba Dompet Dhuafa kembali meluncurkan program Pedagang Tangguh VI di Jakarta, Kamis (9/11/2017). Peluncuran acara ini diisi penampilan stand up comedian Rigen, dan artis dangdut Joni Iskandar.
Pedagang Tangguh  merupakan program pemberdayaan masyarakat yang digagas sejak tahun 2011. Pada progam tahun ini, sasaran fokus masih  sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu para pedagang bakso.
"Penerima manfaat di tahun keenam kali ini berjumlah 50 pedagang bakso yang terdiri dari 30 pedagang di wilayah Jakarta Selatan dan 20 pedagang bakso di Surabaya," kata Ismail A Said, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa.
Total mitra pedagang yang sudah dibina dari awal hingga kini sebanyak 350 orang.
Menurut Ismail, inisiasi Pedagang Tangguh dilatarbelakangi kepedulian Miwon dan Dompet Dhuafa terhadap kondisi para pedagang bakso skala mikro yang masih terbatas dalam aspek produksi, manajerial, dan pemasaran.
Keterbatasan ini menjadikan mereka jauh tertinggal dan kalah kompetitif dibanding dengan pedagang lainnya. Sementara itu, mereka adalah para pedagang hebat yang memiliki keahlian, kompetensi, dan semangat besar untuk sukses.
PT Miwon Indonesia dan Dompet Dhuafa berkomitmen untuk membantu menguatkan eksistensi para pedagang bakso agar tetap bertahan, mandiri, dan dipercaya publik.
Ragam bantuan yang diberikan berupa penyaluran modal usaha (1 set gerobak dorong dan peralatan penunjang), penguatan kapasitas mitra serta pendampingan usaha reguler selama satu tahun. Penguatan kapasitas diimplementasikan melalui pelatihan-pelatihan yang dapat menambah pengayaan dan pemahaman mitra mengenai aspek keamanan pangan, strategi pengembangan wirausaha, pengelolaan keuangan dan penguatan kelembagaan lokal. 
“Kami berharap para pedagang bakso dapat lebih mandiri secara finansial, sehingga para pedagang dapat memperbaiki taraf hidup keluarga sambil tetap menyajikan makanan sehat dan layak konsumsi yaitu makanan yang bebas boraks, formalin, dan pewarna tekstil,” ujar Vice President Director PT Miwon Indonesia, Mr. Lee Dong Won.
Peran Dompet Dhuafa dalam program ini adalah sebagai mitra pelaksana. Mulai dari seleksi pedagang, pengadaan perlengkapan usaha, hingga pendampingan intensif.
“Agar program tepat sasaran, kami memiliki prosedur terkait seleksi dan verifikasi mitra, melalui assessment yang komprehensif. Dengan terpilihnya mitra yang tepat, efektivitas dan keberhasilan program berupa kemandirian ekonomi dapat terwujud,” ujar Ismail.
Menurut Ismail, hal ini sudah lama dibuktikan dengan peningkatan omzet dan penambahan daya beli konsumen yang dialami mitra pedagang yang sudah menerima bantuan program sebelumnya.
Manager Affair PT Miwon Indonesia, Wayan Maryadi, mengatakan setelah 44 tahun berdiri, pihaknya ingin memberikan kontribusi bagi masyarakat, dalam hal ini pedagang bakso.
Pada masa-masa mendatang tidak menutup kemungkinan program juga diberikan kepada pedagang lainnya.
Sejumlah pedagang mengaku sangat beruntung mendapat program ini. Midi, salah seorang pedagang bakso mengaku sejak mengikuti progam ini usahanya makin maju. Kini dia bukan hanya berdagang bakso, melainkan juga beternak dan bisa menghidupi keluarga dan mertuanya.

 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR