LIWA (Lampost.co) -- Di Lampung Barat hingga Selasa (17/7/2018), masih ada 20 pekon lagi dari 131 pekon yang ada belum menyampaikan berkas pengajuan pencairan program dana desa tahap II kepada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) setempat.

Kabid Perbendaharaan BPKD Lambar Ruliansyah, Selasa (17/7/2018), mengatakan ke-20 pekon itu terdiri dari Pekon Sukananti dan Padangtambak (Way Tenong). Kemudian Pekon Bandaragung dan Negerijaya (Bandarnegeri Suoh). Pekon Lumbok Timur, Lumbok Selatan dan Pancuremas (Lumbok Seminung).



Lalu Pekon Gihamsukamaju (Sekincau), pekon Tribudisyukur, Ciptamulia, Muarajaya I, Tugumulia, Tribudimakmur dan Purawiwitan (Kebuntebu). Pekon Campangtiga, Atarkwaw dan Atarbawang (Batuketulis) untuk Atarbawang yang belum dana desanya (DD). Pekon Puramekar yang belum adalah alokasi dana pekon/ADP (Gedungsurian).

Kemudian Pekon Hanakau Kecamatan Sukau, Pekon Sukarame (Belalau), dan Pekon Basungan (Pagardewa).

Sementara 111 pekon lainya, kata Ruli, pencairanya sudah clear dengan pencairan terakhir untuk 111 pekon itu dilaksanakan pada 13 Juli lalu. Adapun total dana desa tahap II yang sudah dicairkan yaitu mencapai Rp38,005 miliar dan ADP Rp18,533 miliar.

Sementara itu pencairan dana desa dan ADP tahap I bagi Pekon Padangtambak (Way Tenong) yang sebelumnya sempat tersendat karena pengajuan terlambat, kata dia, pencairanya telah dilaksanakan pada 11 Juli lalu. Artinya program dana desa untuk tahap I semua pekon di Lambar sudah melaksanakan penyerapan.

Pihaknya berharap ke-20 pekon yang belum menyampaikan pengajuan agar secepatnya mengajukan agar dapat segera di proses.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR