LIWA (Lampost.co) -- Minat petani untuk mendaftarkan usaha tanaman padinya pada program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Lampung Barat pada musim tanam saat ini meningkat.

"Musim tanam saat ini minat petani untuk mengikuti program AUTP meningkat. Bahkan petani dari Kecamatan Sukau yang selama ini tidak berminat, kini sudah mulai," kata Budiono (kasi Dinas TPH) yang menanganinya, Minggu (15/7/2018).



Menurut Budiono, dari Kecamatan Sukau saat ini sudah ada 102,025 hektare (ha) tanaman padi yang akan didaftarkan untuk mengikuti program AUTP. Dari Sukau yang berkasnya sudah masuk untuk mendaftar AUTP sudah mencapai 2,025 ha. Kemudian dalam waktu dekat juga akan menyusul 100 ha dari 3 kelompok tani di Pekon Tapaksiring. Ketiga kelompok tersebut saat ini sedang mempersiapkan berkasnya yang rencananya akan diserahkan dalam minggu ini.

Selain dari Sukau, kata dia, petani yang sudah siap untuk mendaftarkan tanaman padinya guna mengikuti program AUTP yaitu petani melalui kelompoknya dari Kecamatan Bandarnegeri Suoh seluas 300 ha.

"Premi asuransi dari 300 ha tanaman padi petani dari Bandarnegeri Suoh itu sudah siap dan untuk pendaftaranya kini tinggal menunggu data base atau berkasnya petaninya saja," kata dia.

Menurut Budiono, para petani khususnya dari Sukau selama ini belum ada yang mengikuti program AUTP. Tapi pada musim tanam ini minatnya mulai ada untuk mengikuti program AUPT. Hal ini kemungkinan belajar dari pengalamanya pada musim tanam lalu yang pernah mendapat serangan hama.

Selain itu, imbauan pihaknya melalui sosialisasi yang terus dilaksanakan terutama bagi kelompok tani yang sudah mendapat fasilitas/bantuan dari pemerintah.

Budiono menambahkan, pihaknya menargetkan sedikitnya 1.000 ha tanaman padi petani tahun ini masuk program AUTP. Karena itu pihaknya mewajibkan setiap kelompok tani/petani padi sawah yang sudah mendapat bantuan fasilitas dari pemerintah supaya ikut program AUTP.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR