PRINGSEWU (Lampost.co) -- Pemasaran dan pengemasan produk masih menjadi persoalan bagi para produsen UMKM di wilayah Pringsewu.

Keluhan itu disampaikan langsung oleh pengusaha makanan ringan, Susi Titin Situasih didampingi pembina Suster Katarina dibawah naungan JMMPO (Jaringan Menentang Perdagangan Orang) saat beraudiensi dengan Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, Jumat (7/9/2018).



Susi Titin Situasih merupakan pengusaha yang tergabung dalam Kelompok Wanita lndustri (KWI) Mitra Usaha Bersama Pringsewu, yang memproduksi berbagai produk makanan ringan dan minuman instan.

"Kendala  yang dihadapi sejumlah produsen UMKM adalah masalah pemasaran dan pengemasan produk," ujarnya.

Oleh karena itu, Susi berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan pihak terkait lainnya untuk membantu pemasaran produk makanan ringan miliknya, seperti keripik pisang, keripik talas, jamur cripsy, pare cripsy, tahu, akar kelapa, jipang pisang, kembang goyang dan lainnya, serta produk minuman instan seperti jahe, temu lawak, kencur dan kunyit.

"Bentuk dukungan Pemkab Pringsewu, bisa berupa dukungan bazaar/ pameran dan berbagai kegiatan pemerintah daerah, misalnya menjadikannya sebagai oleh-oleh untuk tamu dari luar daerah," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Fauzi, memberikan apresiasi atas upaya masyarakat melalui kelompok-kelompok usaha yang turut mendukung pembangunan bidang ekonomi.

"Pemkab Pringsewu, siap mendukung dan membantu, diantaranya dalam bentuk pembinaan, juga promosi dan pemasaran," ujar Fauzi. 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR