DULU memang ada budaya pantang memakai barang yang menjadi produk dari perusahaannya. Sebab, lebih bagus dijual dan sekalian menjajal produk orang lain.

Iya kidah, sanian kham no niatni senangun aga tijual (Iyalah, buatan sendiri itu memang niatnya mau dijual).



Hal itu juga dilakukan bos produk telepon seluler yang menggunakan barang-barang elektronik keluaran perusahaan salah satu rival mereka. CEO produk ponsel itu kedapatan menggunakan barang itu saat tertangkap kepolisian di AS.

Mengutip laman Bloomberg dan The Verge, informasi ini terkuak berdasarkan berkas pengadilan. Pengacara mengajukan permintaan salinan data yang tersimpan di perangkat-perangkat tersebut.

Pakai de bakhang seno, mak cigani kidah pak ngedok pabkhikni. Wat-wat gawoh (Pakailah barang itu, tidak apa-apa walau punya pabriknya. Ada-ada saja). 

Permintaan tersebut disetujui dan perangkat akan dikirimkan ke bagian pendaftaran Mahkamah Agung British Columbia sambil menunggu penilaian berikutnya, menurut Departemen Kehakiman Kanada.

Huawei pada peristiwa lainnya pernah memecat dua pegawainya karena men-cuit-kan selamat Tahun Baru di akun resmi perusahaan lewat Twitter untuk iPhone.

Saat ditangkap, Meng juga kedapatan membawa ponsel pintar Huawei Mate 20 RS berdesain Porsche.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR