MESUJI (Lampost.co)--Rencana eksploitasi batu bara di Kabupaten Mesuji menuai banyak pro dan kontra. 
Sejauh ini, sebagian besar masyarakat Mesuji menolak eksploitasi batu bara yang kemungkinan besar akan dilakukan oleh PT Indotex Pratama Jaya dan PT Nokano Coal Mining  yang saat ini sudah mengantongi izin Usaha Pertambangan operasi produksi batu bara di 3 kecamatan se- Mesuji dari Pemerintah Provinsi Lampung. 

Sebelumnya, penolakan sudah diutarakan sebelumnya oleh Ketua DPRD Mesuji, Fuad Amrulloh. Terbaru, Wakil ketua II DPRD juga menguatkan hal sama. 
"Yang diuntungkan orang tertentu, setelah eksploitasi, hanya akan meninggalkan lubang besar yang pastinya merugikan masyarakat," jelasnya.
Ia menilai jika eksploitasi batu bara nanti akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang sulit untuk dipulihkan kembali.



"Masyarakat hanya kebagian limbah saja. Saya pernah ke Kalimantan Timur, disana, timbul kolam-kolam raksasa yang entah kapan bisa dipulihkan. Jika itu sampai terjadi, Mesuji bisa menjadi Kabupaten mati,"lanjut dia, Kamis (14/3/2019).

Awal tahun 2018, masyarakat Sidomulyo, Kecamatan Mesuji, yang dipimpin langsung Kepala Desa menolak tambang batu bara melalui media sosial. Hal sama dilakukan masyarakat Desa Tirtalaga, Kecamatan Mesuji. Selain itu, Kepala Desa Gunung Burung Baru, Kecamatan Tanjung Raya, Galuh Santoso juga menolak tambang batu bara. 
"Jelas kami menolak. Manfaat yang didapat tidak jauh lebih besar dari dampak buruk yang ditimbulkan  nantinya,"kata Galih kepada Lampost.co.

Camat Panca Jaya, Taufik Widodo, kepada Lampost.co menerangkan jika sebelum adanya sosialisasi dari pihak perusahaan yang baru dilaksanakan beberapa hari lalu, mayoritas masyarakat tidak berkenan dengan adanya izin tambang batu bara. 

"Sebelum adanya penjelasan lebih lanjut beberapa hari lalu, ada yang langsung tidak berkenan. Memang pada saat itu banyak yang tidak berkenan, namun bukan berarti menolak,"jelas Taufik.

Pernyataan sama diutarakan  Camat Mesuji, Iwan Rifai, bahwa pada saat pertama kali masyarakat mengetahui adanya izin tambang batu bara, banyak penolakan dari masyarakat  

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR