Pringsewu (Lampost.co) -- KABUPATEN Pringsewu mulai melakukan ekspos tentang Laporan Pendahuluan Pekerjaan Science Techno Park (STP). Kegiatan tersebut di gelar di Kantor Bappeda, Kamis (6/9/2018).

Kepala Bappeda Kabupaten Pringsewu, Relawan  mengatakan STP merupakan show room atau tempat menampilkan pengembangan riset, teknologi, kreativitas, inovasi, pendidikan, inkubasi bisnis, promosi, serta kerjasama antar berbagai pemangku kepentingan mulai dari swasta, masyarakat, akademisi, dan pemerintah. "Bertujuan untuk pengembangan produk unggulan: pertanian Kabupaten Pringsewu dan peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.  Dengan adanya penelitian pengembangan STP Kabupaten Pringsewu diharapkan dapat meningkatkan kapasitas daerah, daya saing dan pertumbuhan ekonomi wilayah", kata Relawan.



Relawan mengatakan sesuai amanat Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 387 menjelaskan bahwa kewajiban pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan inovasi daerah, dan keputusan bersama KEMENRISTEK DIKTI dan KEMENDAGRI No 3 tahun 2012 tentang penguatan sistem inovasi. Maksudnya, lanjut dia, bahwa penyusunan Masterplan STP dilakukan untuk memberikan masukan rencana dan program pengembangan fisik bagi Pemerintah dalam pengembangan STP di Pringsewu. Kemudian sebagai masukan teknis bagi pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam bentuk rencana rinci pengembangan dan perwujudan STP . "Selanjutnya masukan teknis dalam mengarahkan peran serta seluruh pelaku pembangunan (Pemerintah, Swasta, Akademisi, investor, dan Masyarakat) dalam mewujudkan rancangan kawasan STP", ungkapnya.

Dia menambahkan ada dua tujuan Penyusunan Masterplan STP Pringsewu, diantaranya ; menyiapkan rancangan kawasan STP  sebagai bagian dari upaya penataan fungsi dan fisik kawasan, bersama seluruh pemangku kepentingan terkait sesuai dengan potensi dan sumberdaya lokal yang ada.  Kedua untuk menyusun program investigasi pembangunan kawasan sebagai acuan implementasi dari rencana dan rancangan yang telah disusun, dengan menyertakan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya pengintegrasian pembangunan kawasan STP Pringsewu.

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR