LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 14 July
6154
Penulis MTVN
Editor Winarko
RESPONSIVE ADS
LAMPUNG POST | Pramono Nilai Ada Kepentingan Politik Jangka Pendek pada RUU Pemilu
Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Foto: Antara/Widodo

Pramono Nilai Ada Kepentingan Politik Jangka Pendek pada RUU Pemilu

Jakarta (Lampost.co) -- Lambatnya penyelesaian RUU Pemilu diduga karena adanya kepentingan politik jangka pendek. Padahal, sudah saatnya Indonesia membangun sistem building konstitusi yang lebih baik untuk jangka panjang.

"Kalau dilihat dari tarik menarik yang ada, ini kan semuanya (RUU Pemilu) masih jadi kepentingan jangka pendek," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat 14 Juli 2017.
 
Pramono mengatakan, pemerintah berharap pembahasan RUU Pemilu mengedepankan kepentingan bangsa untuk jangka panjang. Bukan kepentingan politik jangka pendek.

Menurut Pramono, RUU yang dihasilkan harus paten. Sebab, Indonesia sudah harus membangun sistem building konstitusi yang lebih baik, khususnya untuk keperluan jangka panjang.  "Sehingga, tidak setiap waktu, setiap saat mau pemilu harus mengubah undang-undang itu," kata dia.

Sebelumnya, panitia khusus (pansus) Pemilu dan pemerintah sepakat membawa lima isu krusial ke Paripurna. Lobi-lobi yang dilakukan tak menghasilkan kata sepakat di tingkat Pansus.

"Seluruh fraksi dan pemerintah menyepakati lima paket opsi isu krusial dibawa ke dalam rapat paripurna untuk diambil keputusan," kata Ketua Pansus Pemilu Lukman Edy dalam Rapat, Kamis 13 Juli 2017.
 
Lukman menuturkan, paripurna dilaksanakan tetap pada jadwal semula yakni 20 Juli 2017. Tapi, sebelum paripurna, lobi-lobi antar fraksi tetap dilakukan untuk mencapai kata mufakat.

LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv