BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMAN di Lampung dengan menerapkan sistem zonasi merupakan amanah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasioanal Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB.
Hal ini dikatakan Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Diona Katharina kepada lampost.co, Jumat (8/6/2018).
Menurut dia, penerapan sistem zonasi yang juga diperkuat melalui Peraturan Gubernur Lampung Nomor 14 Tahun 2018, adalah memberi kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan yang baik serta memenuhi azas keadilan kepada peserta didik.
"Sistem zonasi ini amanah Permendikbud. Mau tidak mau atau suka tidak suka sistem ini harus dijalankan di sekolah. Kebijakan ini bukan maunya Disdikbud Lampung, melainkan amanah Permendikbud," ujar dia.

Menggapai keluhan masyarakat yang nilainya baik tetapi tidak diterima di sekolah pilihan, menurutnya itu konsekuensi dari Permendikbud. Ditambahkannya, penerapan sistem zonasi ialah untuk menghilangkan anggapan masyarakat terhadap sekolah unggulan serta memetakan standar mutu nasional.
"Selama ini masyarakat masih menganggap sekolah tertentu adalah sekolah yang baik, padahal semua sekolah itu sama yang tugasnya mencerdaskan anak bangsa. Sistem zonasi untuk memerataan mutu pendidikan di sekolah,” tegasnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR