GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Pemkab Lampung Tengah berharap pemberlakuan PP No.11 tahun 2017 dapat menekan pungutan liar yang kerap terjadi dalam proses kenaikan pangkat Aparatur Sipil Negara (ASN).

Plt. Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menyampaikan hal tersebut saat membuka sosialisasi perundang-undangan kepegawaian di gedung pelatihan Balitbangda, Selasa (13/3/2018).



Loekman Djoyosoemarto berharap sosialisasi tersebut dapat mengubah cara kerja ASN Lamteng. Agar dalam bekerja selalu mengacu pada aturan, sehingga tercipta sistem yang sehat dan benar.

Dengan PP No.11, lanjutnya, sejumlah aturan menjadi lebih mudah. Ia mencontohkan dalam kenaikan pangkat, tidak perlu mengurus ke BKN karena nantinya bupati memiliki kewenangan. Kenaikan pangkat dikaji melalui prestasi kerja.

"BKN tetap menjadi lembaga kontrol. Tetapi pada prinsipnya sudah tidak ada celah untuk pungli terkait administrasi," tandasnya.

Kegiatan sosialisasi perundang-undangan yang dilaksanakan selama empat hari  ini diikuti oleh seluruh pejabat Eselon II, III dan IV.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR