KOTABUMI (Lampost.co)--Sekitar 64,07 persen potensi perairan mulai dari bendungan, rawa sampai aliran-aliran sungai  di Kabupaten Lampung Utara belum tergarap atau diberdayakan masyarakat untuk budi daya perikanan. 
Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Perencanaan Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Utara, Abdullah Taqib saat dhubungi via telepon, Selasa (30/1/2018), mengatakan merujuk data luas perairan di Lampung Utara, total luas perairan sekitar 8.238 ha yang bersumber dari 15 sungai besar, yakni; Way Rarem, Way Galih, Way Kulur, Way Subuk, Way Klamas, Way Rendah, Way Talangmas. Dilanjutkan Way Mlungun, Way Kelanga, Way Sungai Hulu, Way Buluh, Way Buyut, Way Hanakau, Way Sungko Hilir dan Way Papan, dari total luas perairan yang mengaliri bendungan, rawa dan anak-anak sungai tersebut. 
Luas wilayah perairan yang diberdayakan untuk budi daya perikanan tercatat sekitar 2.670, 5 ha dan sisanya 5.278,5 ha potensi perairan belum tergarap.
"Sekitar 64,07 persen atau 5.278,5 ha potensi perairan di Lampung Utara 
 belum tersentuh atau belum dimanfaatkan untuk pengembangan budi daya perikanan," ujarnya.
Disinggung upaya mendorong pengembangan perikanan di wilayah menilik dari luasnya potensi perairan itu, dia menjawab, telah dilakukan imbauan dan penyuluhan ke masyarakat melalui kepala unit pelaksana teknis daerah (Ka. UPTD) Dinas Perikanan kecamatan yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampura.
"Untuk mengoptimalkan potensi perairan di wilayah, pihaknya telah melakukan himbauan dan penyuluhan ke masyarakat melalui UPTD Dinas Perikanan dan penyuluh di lapangan," kata Abdullah.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR