BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kredit Pemilikan Rumah Lampung dinilai masih memiliki potensi besar dan memiliki pertumbuhan tinggi. Berdasarkan kebutuhan jaminan simpanan, potensi penyaluran pembiayaan KPR masih bisa mencapai 350 ribu unit rumah.

Vice President Bank Mandiri Area Bandar Lampung Gunawan Edi Sasongko menjelaskan KPR di Lampung masih memiliki potensi sebesar 350 ribu untuk dibiayai guna mewujudkan 1 juta unit rumah.



"KPR di Lampung saat ini cukup baik karena pertumbuhan KPR di Indonesia yang difokuskan pada 1 juta rumah subsidi sesuai dengan keinginan pemerintah. Sehingga pertumbuhan KPR akan banyak ditopang di sektor bersubsidi," kata Gunawan, Senin (7/1/2019).

Menurutnya, bank pelat merah yang dipimpinnya itu, untuk penyaluran KPR terdapat proposal kerja sama fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (PKS-FLPP), dengan selama 2018, bank BUMN tersebut menyalurkan dana hingga Rp9 miliar untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Bank Mandiri pun menambah tujuh proyek PKS baru, baik dalam PKS regular maupun PKS FLPP. Dengan demikian, pihaknya pun hingga kini menjalin kerja sama dengan 16 developer. Juga bekerja sama dengan empat asosiasi properti di Lampung, yaitu Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Asperi), Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonesia (Apersi), dan (Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himpera).

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR