MATARAM (Lampost.co) -- Posko Utama Penanganan Darurat Bencana (PDB) Gempa Lombok, dipindahkan dari Lapangan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, ke Bandara Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Komandan Satuan Tugas Gabungan Terpadu PDB Gempa Lombok, Kolonel Inf Farid Makruf di Mataram, Jumat (31/8/2018) menjelaskan pertimbangan posko utama dipindahkan ke Kota Mataram agar mempermudah koordinasi dengan pemerintah maupun para pihak yang ikut tergabung dalam satgas penanganan bencana.



"Dengan posisi lebih dekat dengan pusat pemerintahan, hal-hal strategis dalam penanganannya bisa lebih cepat dikoordinasi," tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pindahnya posko utama ke Kota Mataram, untuk memudahkan dalam memantau seluruh kawasan yang terkena dampak musibah.

"Bencana ini kan tidak hanya di Lombok Utara saja, tapi terdampak juga di Lombok Barat. Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Pulau Sumbawa. Jadi dari sini, kita bisa cover semuanya," ucapnya.

Begitu juga dengan pengerahan pasukan dan penyaluran logistik. Melalui posko utama di tempat yang baru ini, kata dia, seluruh kegiatan di lapangan akan terpantau secara terpusat.

"Pengerahan logistik maupun pasukan itu semua dari sini. Yang jelas, posko utama ini akan siap melayani seluruh warag," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR