MENGGALA (Lampost.co) -- Agus Bin Mustakin (39) warga Kampung Teladas, Kecamatan Denteteladas terancam diganjar hukuman mati atas perbuatannya yang telah menghabisi nyawa istrinya Susiana (35).

Peristiwa pembunuhan yang terjadi di Kampung Bumidipasena Jaya, Kecamatan Rawajitu Timur itu, Rabu (8/5/2019) sekira pukul 20.00 WIB. Sempat menggemparkan warga sekitar. Pasalnya, ibu tiga anak itu ditemukan warga telah terkapar bersimbah darah di dalam kamar rumah.



Agus tega menghabisi nyawa sang istri menggunakan sebilah pisau, lantaran sakit hati atas ucapan korban. Agus bahkan, menghujamkan 24 kali tusukan ke tubuh korban.

Tidak hanya itu, pelaku pun sempat menyandera putri bungsu mereka KA (4). Seusai melakukan aksi pembunuhan keji terhadap istrinya, lantaran khawatir menjadi korban amukan massa. Pelaku pun turut mengalungkan sebilah pisau di leher putrinya, agar warga tidak mendekatinya.

Saat ditemui di Mapolres Tulangbawang, tidak banyak kata keluar dari mulut laki-laki yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan. Mengenakan baju tahanan berwarna biru dan celana pendek, Agus hanya tertunduk diam di Aula Mapolres Tulangbawang.

Sejumlah pertanyaan yang disodorkan awak media, tidak ada satu pun yang digubrisnya. Bahkan, pertanyaan Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi pun hanya diberi jawaban isyarat tubuh dengan cara mengangguk atau menggelengkan kepala.

Syaiful menyatakan, atas perbuatannya pelaku akan dijerat dengan tiga pasal berlapis, yaitu Pasal 340 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana, Sub Pasal 338 KUHPidana tentang Pembunuhan, Sub Pasal 351 ayat 3 KUHPidana tentang Penganiayaan Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia.

"Diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun," kata Syaiful kepada awak media, saat menggelar konferensi pers di aula mapolres setempat, Senin (13/5/2019).

Meski sempat mendapatkan perawatan di Puskesdes setempat. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Akibat 24 tikaman pisau yang mengenai bagian dada kiri dan kanan, lambung, perut bawah, perut atas, dan punggung belakang korban.

Pelaku juga dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika, setelah dilakukan tes urin. Seusai pelaksanaan konferensi pers.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR