GUNUNG SUGiH (Lampost.co)--Selama 10 bulan, populasi ternak sapi di Lampung Tengah meningkat sebanyak 59.666 ekor. Dari 208.472 ekor pada 2017 menjadi 268.138 ekor pada pendataan bulan Oktober 2018.

Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto saat meresmikan Kampung Sangga Buana Kecamatan Seputih Banyak, Kamis (6/12/2018), mengatakan bila potensi peternakan yang ada di Lampung Tengah ini terus digali, maka bidang peternakan akan semakin banyak memberi kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan peternak. Salah satu indikator kemajuan peternakan adalah peningkatan populasi ternak dalam setahun.



Menurut Loekman, melalui Kampung Ternak, diharapkan perekonomian para peternak dapat didongkrak. "Mari bersama-sama, bergotong-royong mengatasi berbagai kesulitan ekonomi. Kampung ternak ini wujud gotong-royong di bidang peternakan," kata Loekman.

Menurut Bupati, semua pihak terkait harus menyadari potensi peternakan yang ada di Lamteng. Dengan begitu, semua pihak bisa bahu-membahu, bersama-sama memajukan peternakan. Selanjutnya, bidang peternakan dapat menekan pengangguran dan menopang pertumbuhan ekonomi keluarga.

"Lamteng ini salah satu lumbung ternak Provinsi Lampung. Daerah kita ini sudah beberapa kali mendapat penghargaan," terang Bupati.

Melalui Kampung Ternak, Bupati berharap para peternak lebih cepat mandiri, dan berhasil membawa Lamteng menjadi sentra ternak yang sehat dan berkualitas.
Tak hanya itu, manfaat lain dari kampung ternak nantinya dapat menjadi pemasok pupuk kandang dan menekan ketergantung pada pupuk kimia.

"Ini juga wujud sinergi pemerintah, masyarakat peternak dan perusahaan di bidang peternakan. Semoga kampung ternak dapat mendorong kemitraan dengan perbankan," terang Loekman.

Kepala Dinas Peternakan Lamteng Taruna mengatakan bahwa untuk tahun ini Lamteng mendapatkan bantuan bibit Kawin Suntik sebanyak 45.000. Bibit untuk Inseminasi Buatan (IB) itu didistribusikan melalui 50 orang pegawai yangbtersebar di 28 kecamatan.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR