GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Seorang kakek bersama istri dan cucunya yang tengah berkendara di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Gunungbatin, Kecamatan Terusannunyai harus merugi jutaan rupiah. Pasalnya, dalam sekejap, dua orang begal berhasil menghentikan laju sepeda motor yang ia kendarai dan merampasnya. Kini, polisi tengah memburu pelaku pembegalan itu.

Informasi yang dihimpun Lampost.co, sepulang dari Tulangbawang pada Rabu (20/6) sore, Kusnan yang merupakan warga Lampung Utara bersama istri dan cucunya melintas di Gunungbatin, Kecamatan Terusannunyai, Lampung Tengah. Tiba-tiba dua orang tak dikenal memepet dan mencabut kontak sepeda motornya. Akibatnya, kendaraan Kusnan berhenti mendadak, sehingga istri dan cucunya terjatuh. Hanya beberapa saat kemudian, ketika Kusnan menolong istri dan cucunya, sepeda motor jenis Honda Beat warna biru dengan nomor polisi BE-4018-JM yang ia kendarai telah lenyap dibawa kabur pembegal.



Selanjutnya Kusnan melapor ke Polsek Terusannunyai dan menceritakan kronologis kejadian pembegalan yang ia alami.

Kanitreskrim Polsek Terusannunyai, Aipda Suparman, Kamis (21/6/2018) mengatakan sudah meminta keterangan dari korban. "Kami sudah mendapat ciri-ciri pelaku. Sekarang masih kami selidiki dan kami buru," kata dia.

Menurut Aipda Suparman, informasi dari korban, dua pelaku pembegalan belum sampai menodongkan senjata jenis apapun. Tetapi salah satu pelaku sudah memasukkan tangan ke balik bajunya seperti memegang sesuatu. Hal inilah yang kemudian memunculkan spekulasi para pelaku tersebut membawa senjata api. Padahal belum jelas.

"Korban memberi keterangan kepada kami belum sempat ditodong senjata. Pelaku hanya seperti memegang sesuatu di balik bajunya," kata Kanitres.

Menurut dia, ada juga dugaan korban sudah diikuti oleh para pelaku sebelum dibegal. Selain sepeda motor, tak ada harta benda lain yang dirampas oleh para begal.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR