KALIANDA (Lampost.co) -- Tim Tekab 308 Polsek Sragi, Lampung Selatan, kesulitan melacak keberadaan kawanan pelaku pembobol Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sragi, yg terjsdi pada Minggu (6/5/2018) lalu. Pasalnya, hingga kini keberadaan pelaku belum terdeteksi. 

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Sragi Iptu Henur Muhamad saat dihubungi Lampost.co, Selasa (15/52018). Dia mengatakan pihaknya saat ini masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan barang bukti. 



"Hingga kini kami masih melacak keberadaan pelaku. Namun, kami menduga pelaku diduga orang yang sangat paham dengan barang-barang elektronik, seperti perangkat komputer," kata dia. 

Selain mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, kata Henur pihaknya juga akan berkoordinasi dengan sejumlah toko komputer yang ada disekitaran Kecamatan Sragi. Hal ini dilakukan karena dikhawatirkan barang-barang hasil curian di jual ke sejumlah toko elektronik komputer.

"Kami juga khawatir kalau pelaku menjual barang-barang hasil curian ke luar daerah. Tentunya ini akan menyulitkan kami dalam pengejaran pelaku. Mudah-mudahan kerja keras selama ini membuahkan hasil agar bisa terungkap pelakunya," katanya. 

PENULIS

Armansyah

TAGS


KOMENTAR