PANARAGAN (Lampost.co)--Marta Margiyanti (25) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Marta ditemukan kerabatnya sudah tidak bernyawa tergantung dengan seutas tali di dalam kamar rumahnya, Kamis (24/1/2019).

Kapolsek Lambukibang Iptu Abdul Malik memastikan ibu rumah tangga (IRT) warga Tiyuh Indralokamukti, Kecamatan Way Kenanga, Tulangbawang Barat, yang ditemukan tergantung di dalam kamarnya murni bunuh diri. Hal itu diperkuat dengan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan medis yang tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.



"Hasil olah TKP yang dilakukan penyebab kematian korban adalah murni karena bunuh diri," kata Malik kepada Lampost.co, Jumat (25/1/2019).

Malik menuturkan korban pertama kali ditemukan oleh kerabatnya Roy Martin (29) dan Imanuel (24), Kamis (24/1/2019), sekitar pukul 09.00.

Menurut pengakuan kakak korban, Roy Martin, dia bersama Imanuel mulanya datang ke rumah korban bertujuan menjemput Marta, karena hendak dibawa ke Kabupaten Mesuji.

Setibanya di kediaman korban, lanjut Malik, para saksi memanggil korban tapi tidak ada jawaban. Kemudian, Roy Martin berinisiatif masuk ke rumah melalui pintu samping dan melihat korban sudah dalam posisi tergantung di dalam kamarnya.

Dari TKP, petugasnya menyita barang bukti berupa batang bambu dengan panjang sekira 3 meter, kain jarik warna krem dengan panjang 1,5 meter, 2 botol Sprite kecil, 2 lempeng Bodrex, dan 1 setel pakaian korban.

"Setelah dipastikan korban meninggal karena murni bunuh diri. Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini," ujar dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR