SUKADANA (Lampost.co) -- Empat warga Mesuji dibekuk jajaran tim tekab 308 Polsek Labuhanmaringgai, Lampung Timur, dua diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melawan saat ditangkap.

Ke empat orang tersebut yakni YS (32), AN (35), SO (29) dan SA (32) ditangkap lantaran menjual senjata api secara ilegal.



Kapolres Lampung Timur AKBP Yudhy Chandra Erlianto mengatakan, mereka (pelaku) dengan membawa 3 buah senjata api rakitan yang akan di bawa ke Kecamatan Jabung, yang rencananya akan diberikan ke seseorang yang sudah memesannya.

"Menurut keterangan mereka senpi rakitan itu akan ditukar dengan dua sepeda motor," ujar Kapolres kepada Lampost.co, Jumat (8/9/2017).

Sebelum sampai tujuan, empat warga Mesuji itu ditangkap tim tekab 308 Polsek Labuhanmaringgai di jalan lintas timur Labuhanmaringgai, Kamis (8/9/2017) sore, dengan barang bukti tiga pucuk senpi rakitan jenis revolver berikut 2 amunisi aktif. Karena dua tersangka melawan polisi saat ditangkap, petugas terpaksa memgambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya.

"Dua yang kami beri tindakan tegas yakni YS dan AN," kata Kapolres.

Lanjutnya, berdasarkan penangkapan kepemilikan senjata api rakitan tersebut anggota Polsek Jabung terus melakukan pengembangan guna mengungkap pemesan senpi rakitan tersebut, karena tidak menutup kemungkinan ada sindikat penggerak peredaran senpi rakitan di Lamtim dan Mesuji.

"Akan terus kami selidiki, untuk mengungkap peredaran senpi rakitan," tegasnya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR