KRUI (Lampost.co) -- Polsek Bengkunat bersama pihak pemkab Pesisir Barat menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) kabupaten setempat.

Materi yang disampaikan diantaranya, Perda No 8 th 2017 tentang Rencana Tata Ruang Th 2017-2037, Perda No.10 Th. 2017 Tentang Pengelolaan Perikanan Daerah, Perda No.9 Th. 2017 Ttg Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Perda No.12 Th. 2017 Tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Kapolsek Bengkunat Iptu Ono Karyono berharap, agar masyarakat kecamatan Ngambur dan Pesisir Selatan,  dapat memahami dan mentaati peraturan daerah Pesisir Barat dan menghindari dari kegiatan-kegiatan yang negatif di kalangan Masyarakat. 



"Perda dibuat berdasarkan Landasan Filosofis, landasan yuridis dan landasan politis, Bahwa Perda mengacu tindak pidana ringan berdasarkan pasal 205 Ayat (1) KUHAP yang diperiksa menurut acara pemeriksaan tindak pidana ringan ancaman dengan pidana penjara atau kurungan paling lama 3 bulan dan atau denda sebesar Rp7500," ujarnya, Kamis (9/8).

Selain itu, kapolsek juga mengajak kepada seluruh kalangan masyarakat agar bisa membantu dalam menjaga keamanan di wilayah hukum polsek Bengkunat.

Sementara dari pemkab Pesisir barat, Kasubag Dokumentasi Hukum Adi Mahardika, dihadapan peserta sosialisasi, mengatakan tujuan sosialisasi perda yaitu supaya masyarakat mengerti, memahami, mematuhi, maksud dan tujuan dibuat perda.

"Pada intinya Perda dibuat untuk mensejahterakan masyarakat di kabupaten Pesisir Barat," kata dia.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR