LIWA (Lampost.co ) -- Aparat Polsek Belalau mengamankan barang bukti berupa dua unit HP yang diduga milik pelaku bersama 1 unit mobil Avanza warna putih BE-1726-CD yang digunakan untuk melakukan aksi percobaan pembobolan di mesin ATM di Lambar sekitar pukul 13:40, Minggu 8 September 2019.

Selain itu, petugas juga mengamankan sebuah dompet dan sebuah tas yang juga diduga milik pelaku. Barang bukti itu ditinggalkan pelaku dipinggir jalan saat dilakukan pengejaran oleh petugas. 



Kapolsek Belalau Kompol Suharjono mendampingi Kapolres AKBP Doni Wahyudi, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran.

Aksi percobaan pembobolan mesin ATM oleh orang tak dikenal itu awalnya diketahui oleh Satpam setempat.

Menurut keterangan Satpam itu, kata Kapolsek, pelaku awalnya datang dengan mengedarai mobil Avanza warna putih BE-1726-CD. Kemudian parkir di depan kantor bank. Setelah keluar dari mobilnya pelaku lalu masuk ke dalam ruang mesin ATM.

Di dalam ruang ATM itu, kata Kapolsek, pelaku memasukan ATM lalu menganjal mesin ATM menggunakan benda sejenis lidi. Namun aksi pelaku itu diketahui oleh Satpam bank.

Mengetahui aksi itu, Satpam lalu menegornya. Namun pelaku melawan hingga keduanya berkelahi.

Di karenakan aksinya gagal dan masyarakat sekitar banyak yang mengetahuinya, pelaku kemudian mengancam satpam dengan cara mengeluarkan sejenis pistol (senpi) dari pinggangnya lalu menunjukkanya ke arah Satpam dan bersamaan dengan itu pelakunya langsung kabur membawa mobilnya ke arah Fajarbulan.

Namun sampai di sekitar pasar Minggu, Kelurahan Fajarbulan, pelaku masuk ke gang buntu di belakang pasar Minggu, kelurahan Fajarbulan dan meninggalkan mobilnya.

Pelaku diduga tidak mengetahui medan jalan sehingga meninggalkan mobilnya lalu kabur karena mengetahui jika dirinya sedang dikejar.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR