BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Guna meredam aksi yang tak diinginkan, sejumlah anggota Polsek Kedaton mengamankan Geprek Bensu Koga dari amukan kemarahan ratusan komunitas ojek online (Ojol) setelah salah satu anggotanya menjadi korban pengeroyokan oknum karyawan rumah makan tersebut.

Pemantauan Lampost.co, ratusan Ojol memadati geprek Bensu hingga pukul 22.30, Jumat (10/8/2018) untuk mengawal penegakan hukum kasus tersebut. Situasi itu turut diamankan anggota Polsek Kedaton yang berjaga agar tidak terjadi tindakan-tindakan anarkis.

Berita Terkait: Driver Online Dianiaya, Ratusan Ojol Geruduk Geprek Bensu Koga



Kapolsek Kedaton, Komisaris Anung kepada Lampost.co, mengatakan ratusan mitra ojek online itu untuk mengawal kejadian penganiayaan yang menimpa rekannya hingga mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek. Namun, motif atas kejadian itu dirinya mengaku belum mengetahuinya pasti.

"Mereka menuntut untuk proses hukum, tetapi kami mengimbau ojol ini tidak melakukan hal anarkis dan jangan terbawa emosi. Kalau pelakunya lebih dari satu dan kami selidiki lebih lanjut dulu," ujar Kapolsek.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR