BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Satreskrim Polresta Bandar Lampung melakukan pengejaran terhadap pelaku jambret dengan korban dua guru Bahasa Indonesia SMAN 10 Bandar Lampung, yakni Khusnul Khatimah (23), dan Winarni (38) yang terjadi di jalan Pahlawan 1, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Rabu (25/4) malan, sekitar pukul 19.30 wib.
"Anggota sudah turun cek lokasi, dan masih melakukan pengejaran," ujar kasatre Polresta Bandar Lampung, Kompol Harto Agung Cahyono, Kamis (26/4/2018) di Mapolresta Bandar Lampung.
Guna mencegah kejadian serupa, hunting Reskrim, strong point, dan patroli diperketat, kendati kegiatan tersebut memang sudah terus berlangsung.
"Pengendara hindari jalan sepi, gelap, dan jalur panjang, jangan pakai barang yang mencolok, atau misal main HP saat berkendara, atau tas yang mudah ditarik," kata mantan Kapolsek Tanjungkarang Barat itu. 
Sebelumbya, Nasib nahas dialami oleh dua guru Bahasa Indonesia SMAN 10 Bandar Lampung, yakni Khusnul Khatimah (23), dan Winarni (38).

Keduanya menjadi korban jambret, di jalan Pahlawan 1, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandarlampung, Rabu (25/4), sekitar pukul 19.30 wib.
Atas kejadian tersebut, korban Winarni yang tinggal Way Hui, Lampung Selatan mengalami kerugian yakni uang tunai sekitar Rp6 juta, dan satu smartphone Samsung J3 yang tersimpan di dalam tas.
Kepada Lampost.co Khusnul mengatakan, kejadian bermula saat keduanya baru saja pulang, mengurus siswanya yang ikut lomba debat di SMAN 9 Bandar Lampung.  Khusnul yang tinggal di jalan Urip Sumoharjo, Gunung Sulah, Way Halim hendak mengantarkan pulang Winarni ke kediamannya.



"Tiba-tiba ada dua orang naik motor, tapi enggak jelas, memepet dan merampas tas kawan saya. Kami oleng sampe nabrak tembok dan jatuh, kebetulan yang bawa saya," ujar Khusnul di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (25/4).
Atas kejadian tersebut, keduanya melaporkan penjambretan tersebut, ke SPKT Polresta Bandar Lampung. "Saya juga enggak ciren, tiba-tiba cepet kejadian cepet gitu," katanya.
Saksi mata yakni Zul hakim (52), warga sekitar menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat kedua korban melaju dari arah Tanjungkarang hendak pulang kekediamannya di Jalan Urip Sumoharjo. Tapi didalam perjalanan tiba-tiba pelaku menarik tas korban hingga sepeda motor korban oleng.
"Mereka (korban) cerita katanya tasnya di jambret sehingga membuat motor korban oleng membanting kanan hingga menabrak tembok rumah warga sampai jebol," ujarnya.

 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR