BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Guna menciptakan suasana keamanan dan ketertiban di Kota Tapis Berseri, Polresta Bandar Lampung gencar melakukan patroli rutin, dan hunting serta mengecek  dan mengawasi beberapa titik-titik rawan kriminalitas, termasuk bjek vital.

Kasat Reksrim Polresta Bandar Lampung, Komisaris Harto Agung Cahyo, mengatakan patroli rutin memang merupakan agenda wajib bagi Polresta Bandar Lampung, namun kini intesitasnya lebih ditingkatkan lagi, mengingat banyaknya keluhan masyarkat tentang tindak pidana kriminal. 



Beberapa informasi yang berasal dari laporan masyrakat, media sosial, dan juga pemberitaan surat kabar dan media online, diantaranya terjadi pencurian kendaraan bermotor, pencurian di objek tertentu seperti minimarket, serta anjungan tunai mandiri (ATM) dengan berbagai modus mulai dari menggajal mesin, hingga membongkar paksa, semua itu jadi atensi dari Polresta Bandar Lampung.
“Beberapa hari kita tingkatkan pemetaan dan penyekatan di kota terutama di tempat vital, ATM, perbankan, toko-toko, minimarket, dan lain-lain yang kira-kira ada sumber akan menimbulkan daya tarik terhadap pelaku, minggu ini sudah kita tingkatkan proses pengetatan, mereka sistemnya hunting reskrim dengan cara mendatangi tempat, kalau ada orang yang dicurigai kita periksa segera,” ujarnya kepada Lampost.co, saat dijumpai di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (15/11/2017).
Menurutnya, perbankan merupakan salah satu objek vital yang perlu diwaspadai. Sebab, ATM maupun perbankan merupakan transaksi keuangan yang dapat memancing pelaku dalam melakukan aksinya.
"Kita membagi beberapa Tim. Kalau yang kalian lihat semalam (kemarin malam,red) itu tim pertama, mereka memantau ATM dari arah Rajabasa sampai ke Tanjungkarang,"katanya.
Selain itu patroli juga ditingkatkan guna menimalisir penjambretan yang memang marak terjadi di Bandar Lampung belakangan ini. Patroli tersebut juga menyisir titi-titik yang selama ini jadi ladang empuk bagi pelaku, apalagi notabene pelakunya masih remaja. Beberapa titik diantaranya, di Jalan Teuku Cik Ditiro Kemiling, di flyover Gajah Mada, dan flyover Sultan Agung, di Jalan Jenderal Gatot Subroto wilayah Garuntang.
“Kita juga patroli keliling tim Resmob, Tangkal dan personel Satreskrim antispasi jambret, kalau di lokasi ada yang mencurigakan langsung kita bekuk, titik-titik rawan juga sudah kita  petakan, dan juga titik tertentu dari laporan warga,” ungkapnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR