MENGGALA (Lampost.co) -- Polres Tulangbawang menerima dua senjata api rakitan (Senpi) beserta amunisinya dari masyarakat.

Senpi yang diserahkan berjenis Revolver dan locok beserta dua amunisi aktif diserahkan langsung oleh Kepala Kampung Agungjaya, Kecamatan Banjarmargo, Jamirun kepada Sat Intelkam Polres Tulangbawang.



Penyerahan disaksikan langsung sekretaris kampung Andi Hamdani dan kasi pemerintahan kampung Feri Jaya Handaka dan diterima Kanit lV Sat Intelkam Ipda Zulian, di kediaman kepala kampung, Kamis (22/11/2018).

Jamirun menuturkan, senpi beserta amunisi tersebut diperoleh dari warganya. Sayangnya identitasnya pemilik senpi enggan untuk disebutkan.

"Punya warga saya. Tapi yang punya minta namanya enggak usah disebutin. Ini hasil dari sosialisai dan himbauan yang saya lakukan kepada seluruh warga agar menyerahkan senpi milik mereka ke aparat kepolisian," ujarnya.

Kasat Intelkam Polres Tulangbawang AKP Tatang Maulana menghimbau, agar seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Tulangbawang dan Tulangbawang Barat menyerahkan senpi ilegal yang dimiliki.

Terlebih lagi, saat ini aparat kepolisian tengah melaksanakan Operasi Waspada Krakatau 2018 dengan sasaran penegakan hukum terhadap terorisme, kepemilikan senpi illegal dan bahan peledak.

"Bagi siapa saja yang masih memiliki dan menyimpan senpi ataupun amunisi, mohon kiranya dapat segera menyerahkan secara sukarela kepada petugas kepolisian atau bhabinkamtibmas, bisa juga menyerahkan langsung kepada Kakam. Dijamin identitasnya akan tetap terjaga dan tidak akan diberikan sanksi apapun juga," kata dia.

 

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR