PESAWARAN (Lampost.co) -- Tiga hari pelaksanaan kegiatan Operasi Patuh Krakatau 2019 di wilayah Hukum Polres Pesawaran, ratusan pelanggaran ditindak Satuan Lalu Lintas polres setempat.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesawaran AKP Ridho Rafika mengatakan sejak tanggal 29 Agustus kegiatan Operasi Patuh Krakatau hingga 1 September saat ini, sudah 652 surat tilang dikeluarkan oleh Satlantas Polres setempat.



"Tiga hari pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau digelar, sudah 652 surat tilang yang melayang, dengan rincian, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) 392 lembar, Surat Izin Mengemudi (SIM) 254 keping, kendaraan bermotor 6 unit, dan e-tilang 391," jelasnya, Minggu, 1 September 2019.

Dirinya juga mengatakan, untuk Operasi Patuh Krakatau selama tiga hari digelar, pelanggaran pengendara sepeda motor masih mendominasi dengan besaran 65% sedangkan untuk pelanggaran pengendara mobil sebesar 35%.

"Kalau untuk jenis pelanggarannya, pengguna sepeda motor penggunaan helm, kelengkapan kendaraan, dan kelengkapan surat menyurat. Sedangkan untuk pengguna mobil pelanggaran yang banyak kita temui adalah para pengendara yang tidak menggunakan sabuk pengaman dan kelengkapan surat menyuratnya juga," paparnya.

Dirinya juga berharap, dengan adanya penindakan yang dilakukan pihak kepolisian kepada para pengendara yang melakukan pelanggaran dapat membuat masyarakat lebih tertib lagi dalam berlalu lintas.

"Selain membuat pengguna jalan lebih tertib berlalu lintas kami juga berharap, kegiatan ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Pesawaran, dan harapan jauh kami adalah meskipun operasi patuh Krakatau ini sudah selesai digelar, para pengendara baik motor maupun mobil dapat menjaga ketertiban berlalu lintas, jadi jangan lengkap ketika ada operasi patuh ini saja," tutupnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR