PESAWARAN (Lampost.co) -- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesawaran meringkus tiga orang tersangka pembalakan/penebangan liar atau illegal logging yang terjadi di jalan Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran.

Tiga tersangka yang di ringkus diantaranya Nahit (52) warga Desa Teba Jawa, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran; Masrirozi (42) warga Desa Sukajaya, Kecamatan Way Khilau,  Kabupaten Pesawaran dan Tingger  Fenandes (22) warga Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung.



Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan tiga orang tersangka illegal logging diringkus tim gabungan intel dan Satreskrim Polres Pesawaran berdasarkan informasi dari masyarakat.

"Tiga tersangka illegal logging diringkus tim gabungan, intel dan reskrim Polres Pesawaran, berdasarkan informasi dari masyarakat," kata Syaiful Wahyudi, saat ekpos ungkap kasus akhir bulan di Mapolres Pesawaran, Senin (3/9/2018).

Dari penangkapan tiga orang tersangka petugasnya mengamankan satu unit mobil jenis Mitsubishi warna cokelat BG-4874-AL, balok kaleng kayu sonokeling berbagai ukuran kurang lebih sebanyak 187 batang dan 85 yang diduga berasal dari kawasan hutan Register 21 Perintian Batu KPH Pematang Neba, Kabupaten Pesawaran.

"Tersangka merupakan jaringan. Berdasarkan pengakuan, para pelaku telah melakukan perbuatan yang sama lebih dari satu kali. Kasusnya masih terus di kembangkan, sebab berdasarkan pengakuan tersangka, kayu sonokeling akan dikirimkan ke Klaten, Jawa Tengah," ujarnya.

Barang bukti dan tersangka diamanakan di Mapolres Pesawaran. Terhadap tersangka bakal di jerat Pasal 83 Ayat (1) huruf b atau Ayat (2) huruf B jo Pasal 12 huruf e Jo Pasal 87 Ayat 1 (huruf) a UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan diancam dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan
paling lama 5 tahun.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR