PESAWARAN (Lampost.co)--Pengungkapan kasus tindak pidana khusus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Pesawaran menempati ranking pertama. Hingga akhir Desember 2018,  Satres Narkoba Polres Pesawaran dan jajaran telah mengungkap  108 kasus dan menangkap 115 tersangka. Pengungkapan ini naik sekitar 250 persen dari tahun sebelumnya.

Menghadapi malam pergantian tahun baru 2019 dan tren penyalahgunaan narkotika serta kejahatan lainnya, Polres Pesawaran mengoptimalkan pengamanan di sejumlah objek atau titik titik rawan penyalahgunaan narkoba dan tindak kriminal, seperti pantai hiburan rakyat, dengan menerjunkan petugas, termasuk polisi yang berpakaian preman.



Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro, menjelaskan, melihat tren yang tercatat dalam analisis dan data evaluasi, untuk mencegah terjadinya pesta narkoba dan tindak kejahatan, Polres Pesawaran mengimbau semua pengelola tempat hiburan dan pengelola wisata di pantai untuk selalu mengingatkan pengunjung tidak melakukan penyalahgunaan narkoba.

“Kami datangi dan imbau semua pengelola tempat hiburan di Pesawaran termasuk di pantai pantai, dan kami juga menempatkan petugas,” ujar Kapolres didampingi Kasatres Narkoba AKP Fakhturahman an para kepala satuan, di Mapolres Pesawaran, akhir pekan kemarin.

Untuk menangkal tindak kejahatan atau kriminalitas lainnya, juga diterjunkan para petugas yang telah diplotin di titik titik rawan, sehingga ruang gerak orang yang berniat melakukan kejahatan bisa ditekan dan dipersempit. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR