SUKADANA (Lampost.co)--Selama 14 hari berlangsungnya Operasi Waspada Krakatau 2018, jajaran Polres Lampung Timur mengamankan 41 pucuk senjata api rakitan berikut 178 butir amunisi.

Kapolres Lamtim, AKBP Taufan Drigantoro, saat gelar hasil Operasi Waspada Krakatau 2018, Rabu (28/11/2018) menjelaskan, Operasi Waspada digelar dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif menjelang Natal, Tahun Baru serta Pemilu 2019. 



Operasi Waspada Krakatau 2018 dengan sasaran ancaman teror bom, penyalahgunaan senjata api dan bahan peledak.

Tujuan operasi tersebut juga salah satunya adalah membangun kesadaran masyarakat dalam rangka menciptakan penegakkan hukum secara konsisten dalam penanggulangan segala bentuk kejahatan, terutama untuk memberikan informasi tentang adanya teror bom, penyalahgunaan senpi dan bahan peledak yang meresahkan masyarakat.

Karena itu dalam operasi tersebut, lanjut Taufan, Polres Lamtim  menyosialisasikan tentang kepemilikan dan penyalahgunaan senjata api secara ilegal serta sanksinya. 

Juga mengimbau warga yang merasa memegang atau memiliki senjata api secara ilegal dapat segera menyerahkannya ke pihak kepolisian dalam hal ini Polres Lamtim. Karena memiliki atau menggunakan senjata api merupakan perbuatan melanggar hukum, jelas. 

Upaya yang telah dilakukan tersebut kata Taufan tidak sia-sia dan membuahkan hasil. Dimana selama berlangsungnya operasi waspada yang digelar sejak 14 November hingga Rabu (28/11/2018),  Polres Lamtim menerima penyerahan 40 senpi takitan dari masyarakat. 

Dari 40 senpi rakitan tersebut 1 di antaranya merupakan laras panjang dan sisanya jenis pistol. Kemudian, Polres Lamtim juga berhasil menyita sepucuk senjata api rakitan dari tersangka Sp (42) di wilayah Kecamatan Jabung. Sehingga, total senpi rakitan yang diamankan sebanyak 41 berikut 178 butir peluru. 

“Kami memberi apresiasi kepada masyarakat yang telah dengan sukarela menyerahkan senpi rakitan tersebut," kata Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Hakim Rambe dan Kasat Reskrim AKP Sandy Galih. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR