KALIANDA (Lampost.co) -- Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Selatan, dalami kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oknum Dinas Perhubungan Lampung Selatan, di terminal Bunut, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Efendi menjelaskan sebanyak empat orang oknum Dishub Lamsel tertangkap OTT tim sapuh bersih (saber) pungutan liar (pungli) Polres Lampung Selatan. "Kami amankan empat orang tersangka," katanya, Kamis (18/10/2018).



Keempat oknum Dishub Lampung Selatan tersebut yakni ZA (56) , YF (51) ,MY (40) , dan AH (41)  dibekuk di terminal Bunut, Jalan lintas pantai Timur (jalinpatin), Selasa (16/10/2018) sekitar pukul 16.00 WIB. "Target mereka truk muatan barang yang datang dari arah Bakauheni menuju Palembang," ujarnya.

Besaran pungutan yang dilakukan keempat tersangka terhadap kendaraan truk yang melintas di Jalinpatin bervariasi kisaran Rp2-10 ribu. "Kami juga berhasil amankan barang bukti uang sebesar dua ratus delapan puluh dua ribu rupiah yang di duga hasil pungli," kata dia.

Mantan Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang itu menjelaskan sedang melakukan pengembangan aksi pungli yang dilakukan keempatnya. "Masih didalami, perbuatan mereka atas perintah siapa dan sebagainya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Lampung Selatan, Anasrullah membantah keempat oknum terjaring OTT, merupakan bawahannya. "Mereka bukan pegawai atau tenaga honor aktif di instansi ini," kata dia.

Mengenai penggunaan atribut Dishub saat melancarkan aksi pungli, kata dia, jika keempatnya dahulu merupakan tenaga yang diperbantukan di terminal Bunut. "Sudah saya tanyakan langsung status keempatnya," ujarnya.

Diterangkannya, keempat tersangka mengaku mendapat surat perintah tugas yang di tanda tangani kepala terminal Bunut. "Kepala terminal tidak ada kewenangan tanda tangani surat perintah tugas," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR