KOTABUMI (Lampost.co) -- Polres Lampung Utara menangani dugaan kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Desriadi, Plt kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) pemda Lampung Utara oleh sejumlah pihak rekanan atau pemborong di rumah kosannya samping Rumah Makan Soneta dekat Tugu Payam Mas daerah setempat, Kamis (7/6/2018) pukul 09.00.

"Saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan dan memintai keterangan sejumlah saksi-saksi baik korban sendiri dan warga sekitar lokasi kejadian," kata Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana melalui kasat Reskrim AKP Syahrial kepada Lampost.co, Kamis (7/6) siang.



Dia juga menjelaskan dari hasil  keterangan pemeriksaan korban diketahui awalnya pagi hari sebelum dirinya berangkat ke-kantor tiba-tiba datang sekitar 30 orang yang diketahui pihak rekanan atau pemborong ke tempat indekosnya. Tanpa disangka sejumlah orang yang diketahui para pemborong langsung masuk ke dalam rumah dan mencekik serta meyeret keluar dari dalam indekos tesebut.

"Yang pasti salah seorang yang mencekit leher korban dan yang menyeretnya keluar dari dalam rumah kosannya adalah berinisal AL (Agus Libo)," kata kasat menirukan penuturan korban.

Menurut korban, mereka memaksa dirinya supaya mau menadatangani uang muka pencairan proyek. Namun korban sendiri saat ini masih disibukkan mengurusi uang THR dan gaji untuk seluruh pegawai yang ada di Lampung Utara.

"Setelah melakukan pemeriksaan para saksi-saksi, barulah melakukan pemangilan terhadap para pelaku yang diduga telah melakukan penaniayaan dan pegeroyokan terjadap korban.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR