KOTABUMI (Lampost.co) -- Polres Lampung Utara akan menindak tegas terhadap siapa saja yang membuat keonaran atau kekacauan dalam pesta demokrasi Pilkada dan Pilgub Lampung, Rabu (27/6/2018). Hal itu disampaikan Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana usai mengelar rapat kordinasi dengan ketua KPU, Panwaslu dan Kejari serta Dandim 0412 di kantor Malpores Lampura, Selasa (26/6/2018).

AKBP Eka Mulyana mengatakan pihaknya tidak segan-segan akan menindak tegas terhadap siapapun yang mencoba menganggu pelaksanaan Pilkada dan Pilgub di wilayah Lampung.



Dia juga menghimbau kepada masing-masing pasangan calon untuk dapat menahan diri dan bersama-sama menjaga ketertiban dan kelancaran selama pelaksanaan Pilkada. Menurutnya dalam pelaksanaan suatu kompetisi pasti ada yang menang dan kalah.

"Saya meminta bagi pasangan calon yang menang janganlah beruforia yang berlebihan. Dan bagi yang kalah supaya dapat menahan diri dan mengajak timnya untuk menjaga kondisi tetap aman," pintanya.

Selain itu, pihaknya juga menerjunkan sebanyak 433 personel bersama TNI Kodim 0412 guna melalukan pengawalan dalam pendistribusian kotak dan kertas suara dari panitia pemilihan kecamatan (PPK) ke masing-masing tempat pemungutan suara.

"Para personel diterjunkan guna mengawal pendistribusan kotak suara dan kertas suara yang distribusikan ke masing-masing TPS dari PPK masing-masing kecamatan," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR