JAKARTA (Lamost.co -- Anggota Komisi XI Fraksi PAN, Sukiman, disebut menerima fee lima kali terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. Fee diberikan secara bertahap oleh Kepala Seksi Perencanaan DAK Fisik Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan pada Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rifa Surya.

"(Diberikan) di daerah Kalibata, Jakarta Selatan, perumahan dinas," ujar Rifa saat bersaksi untuk terdakwa eks pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pegunungan Arfak, Natan Pasomba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 9 September 2019.



Rifa mengaku fee diserahkan langsung pada Sukiman. Penyerahan fee juga disaksikan tenaga ahli Fraksi PAN Suherlan.

Dia memerinci pemberian fee pada Agustus 2017, Rp500 juta, Rp250 juta, Rp200 juta dan USD22 ribu. Kemudian, September 2017, Rp500 juta dan Desember 2017, Rp500 juta.

"Pak Sukiman tahu (ini fee). Saya bilang ini dari Kabupaten Pegunungan Arfak karena sudah membantu," ujar Rifa.

Natan Pasomba didakwa menyuap Sukiman Rp2,65 miliar dan USD22 ribu. Suap diberikan agar Kabupaten Pegunungan Arfak mendapatkan alokasi anggaran dari APBN TA 2017, APBN-Perubahan TA 2017, dan APBN TA 2018.

Uang rasuah juga diberikan kepada Rifa Surya Rp1 miliar dan Suherlan Rp400 juta.

Natan didakwa melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR