WAY KANAN (Lampost.co) -- Direktorat Siber Bareskrim Polri menangkap penyebar berita hoaks, Sandi Ferdian (34), warga Taman Asri, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan. Pelaku diduga menyebarkan berita hoaks soal Megawati yang meminta pemerintah meniadakan adzan di masjid.

Lurah Taman Asri, M Insani saat ditemui Lampost.co, Kamis (22/2/2018), membenarkan bahwa warganya diringkus polisi terkait penyebaran berita hoaks. Menurutnya, Sandi diperkirakan dibawa Direktorat Siber Bareskrim Polri pada Rabu (21/2), sekitar pukul 06.00 wib.



"Saya mengetahui permasalahan tersebut tiga jam setelah penangkapan Sandi. Sebelumnya berita tersebut simpang siur oleh karena itu saya langsung mendatangi ke rumahnya dan ternyata itu memang benar terjadi," terangnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Sandi merupakan penjual pakaian di Pasar Baradatu, dan bukan seorang guru. Namun, dahulunya dirinya pernah menjadi guru honorer di Jakarta.

"Sandi merupakan warga baru di Way Kanan, ia tinggal di Taman Asri kurang lebih sekitar satu tahun yang lalu. Namun, administrasi kelengkapan berkasnya saat ini Sandi telah menjadi warga Taman Asri secara utuh," ungkapnya.

 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR