PANARAGAN (Lampost.co)-- Rumah, Krisna Murti Anugrah (23 tahun), di jalan Poros, Gang 6, SP3C, Tiyuh Mulya Jaya kecamatan Gunung Agung kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba) di satroni pencuri. Sejumlah perangkat elektronik dan uang miliknya dijarah pencuri akibat lupa mengunci pintu. Beruntung, kasus ini segera ditangani oleh jajaran kepolisian sektor (Polsek) Gunung Agung bersama Tekab 308 Polres Tulang Bawang berhasil menangkap HY (36), yang diduga sebagai pelaku pembobol rumah tempat tinggal seorang guru tersebut.

Kapolsek Gunung Agung AKP Tri Handoko,  mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, mengatakan, pelaku ditangkap pada Minggu (21/7/2019), sekitar pukul 16.00 WIB, saat sedang berada di rumahnya. HY yang bekerja sebagai petani, merupakan warga Tiyuh/Kampung Mulya Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat.



Penangkapan pelaku, berdasarkan laporan korban yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/90/IV/2019/ Polda Lpg/Res Tuba/Sek Gunung Agung, tanggal 20 April 2019. Kerugian berupa dua unit Kartu ATM, tiga buku tabungan, KTP-el, NPWP, dua unit ponsel, laptop beserta charger, earphone, kipas angin kecil dan uang tunai sejumlaj Rp300 ribu. Aksi kejahatan yang dilakukan oleh pelaku, terjadi Sabtu (20/4/2019) lalu, sekitar pukul 04.00 WIB, di rumah indekos tempat korban tinggal.

Pelaku masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang yang tertutup tetapi lupa di kunci oleh korban, lalu masuk ke dalam kamar korban dan mengambil barang-barang milik korban, yang saat itu korban sedang tertidur lelap. Kemudian pelaku kabur lewat tempat yang sama. Korban baru mengetahui kalau barang-barang miliknya telah hilang, saat terbangun dari tidur dan mencari ponsel miliknya untuk mengecek jam. Tetapi HP yang dicari tidak ditemukan oleh korban, karena merasa curiga korban pun langsung memeriksa barang-barang miliknya, ternyata barang-barang tersebut telah hilang.

Korban sempat mencarinya bersama-sama dengan warga di sekitar TKP (tempat kejadian perkara) tetapi tidak berhasil ditemukan. Kemudian korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Gunung Agung. “Berbekal laporan dari korban, petugas kami bersama Tekab 308 Polres terus melakukan penyelidikan untuk mencari siapa pelakunya. Berkat keulaten dan kegigihan petugas di lapangan, akhirnya pelaku berikut BB HP warna hitam, HP merk Nokia warna hitam dan Laptop merk Asus warna hitam berikut tas laptop warna merah berhasil diungkap. Selanjutnya pelaku berikut BB dibawa ke Mapolsek Gunung Agung,” terang AKP Tri. Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Gunung Agung dan akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR