MENGGALA (Lampost.co) -- Tekab 308 Satreskrim Polres Tulangbawang menangkap pelaku penganiayaan berat yang mengakibatkan Riko Sanjaya (22) warga Dusun Cakatraya, Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur, meninggal dunia.

Pelaku yakni Fendi alias Cucung (35) warga Kampung Kahuripan, Kecamatan Menggala Timur, ia ditangkap saat tengah bersembunyi di Kampung Bujungtenuk, Kecamatan Menggala.



Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi, melalui Kasat Reskrim AKP Zainul Fachry mengatakan, pelaku ditangkap, Jumat (8/3/2019) sekitar pukul 17.00 di tempat persembunyiannya selang 25 jam dari kejadian.

Zainul menuturkan, peristiwa penganiayaan terjadi, Kamis (7/3/2019, sekitar pukul 16.00 di jalan lintas timur Jembatan Cakat, Dusun Cakat Raya, Kecamatan Menggala Timur. 

Pelaku tiba-tiba mendatangi korban dengan mengendarai sepeda motor. Setelah bertemu dengan korban tanpa banyak bicara pelaku yang telah membawa senjata tajam jenis celurit, langsung melakukan penganiayaan. Usai melakukan aksinya pelaku langsung melarikan diri.

"Korban dibacok saat sedang duduk di pinggir jalan untuk berjualan rambutan. Korban meninggal dunia akibat luka robek yang dialaminya," kata Zainul, kepada lampost.co, Sabtu (9/3/2019).

Saat interogasi petugas, tambah Zainul, pelaku mengakui perbuatannya dan menyerahkan alat yang digunakan untuk melakukan penganiayaan terhadap korban. Petugas menyita barang bukti sajam jenis celurit, sepeda motor honda GTR warna merah hitam, dan pakaian milik korban yang dipakai saat terjadi penganiayaan.

 

 

 

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR